Kebahagiaan Sejati
28 February 2012 | Tiada Komen |
Cetak Artikel
Alhamdulillah Ahad 26 Februari yang lalu, Bengkel Jiwa Positif Hidup BerTuhan dapat dijalankan dengan baik. Terima kasih ya Allah. InshaAllah nanti kita adakan lagi. Belum tahu bila. Jika ada saya beritahu.
Ia sebuah bengkel praktikal. Bukan sekadar kata-kata tetapi membawa agar semua jiwa mampu sedar kepada Allah. Lalu terus ditingkatkan sendiri selepas bengkel.
Semoga yang hadir dapat menceritakan pengalaman masing-masing untuk dikongsikan bersama. Terima kasih.
*****
Pada hari tersebut peserta mula memahami tentang ayat ini. Menceritakan tentang KEBAHAGIAAN yang sebenar. Juga memahami KEBAHAGIAAN yang main-main dan menipu kita. Mereka memahami dan inshaAllah akan mula merasai antara beza kebahagiaan yang datang dari eksternal (main-main/menipu) yang sering dicari orang setiap hari dengan kebahagiaan sejati yang hadir terus ke dalam jiwa.
Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti [kemauan] kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kederhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus, sebagai kurnia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS: Al-Hujurat, 49: 7-8)
Allah terus membawakan kebahagiaan masuk ke dalam jiwa sehingga faktor luaran tidak lagi memberikan apa-apa masalah kepada kita. Seandainya Allah mengkehendaki kita bahagia… tidak ada apa pun faktor luaran yang mampu untuk menidakkan kebahagiaan kita.
Namun ramai yang mencari faktor luaran yang masuk ke dalam hati melalui pancaindera. Jiwanya bahagia… namun bahagia yang ghurur… main-main dan menipu. Bahagianya sekejap cuma. Bahagianya adalah bahagia sandaran. Hilang apa yang disandarkan.. hilanglah bahagia.
Lalu kita stress setiap masa mencari untuk bahagia. Ke sana sini melakukan aktiviti kerana mencari kebahagiaan.
Bagi orang yang bahagia yang diterima terus ke dalam jiwa, melakukan aktiviti bahagia dan tidak melakukan juga tetap bahagia kerana kebahagiaan bukan bersandarkan kepada aktiviti itu tetapi kebahagiaannya adalah kebahagiaan yang Allah jadikan dirinya cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatinya serta menjadikan dia benci kepada kekafiran, kefasikan dan kederhakaan.
Lalu sabarnya bukan sabar yang dibuat-buat. Motivasi dan semangatnya bukan dipaksa. Ia benar-benar datang dari dorongan jiwa yang sangat kuat. Dorongan Allah yang masuk terus ke jiwa. Bahagia yang terus tanpa ada sandaran kepada yang lain selain Allah.
Popularity: 20% [?]
Incoming search terms:
- Kebahagiaan sejati (7)
- sejati (3)
- mencari kebahagian sejati (2)
- kebahagiaan yang sejati (2)
- mencari kebahagiaan kekal (1)
- memahami ilmu sejati (1)
- kebahagiaan yang indah (1)
- kebahagiaan itu indah (1)
- kebahagiaan hati (1)
- kebahagiaan di cari (1)
- kebahagiaan datang dari allah (1)
- kebagiaan (1)
- kata-kata kebahagiaan sejati (1)
- Kata kata jiwa kebahagiaan (1)
- jiwa yang sejati (1)
- jadikan keimanan itu indah di hati kami (1)
- ilmu sejati pasrah kepada allah (1)
- hati sejati aku tetap aku (1)
- 7 kebahagiaan (1)







