Blog Ini Menggunakan Hosting 15GB Dengan Harga RM80 Sahaja. Klik Untuk Info Lanjut
Powered by MaxBlogPress  

Jiwa Positif Hidup BerTuhan (JPHBT)

Menyedari dan Merasai Kehambaan Diri dan KeTuhanan Allah SWT Di dalam Kehidupan

Tuhan Yang Mana?

31 July 2010 | 3 Komen | Cetak Artikel Cetak Artikel

Saya banyak mengulas tentang wahyu pertama yang sebenarnya amat jelas untuk kita memandu kehidupan kita ini. Walaupun satu ayat, jelas Allah SWT memberitahu kita arah tuju yang seharusnya kita lalui.

Bacalah (wahai Muhammad) dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (sekalian makhluk).
(QS Al-Alaq, 96:1)

Artikel yang lepas (bacalah) sebenarnya masih belum tamat huraiannya.

Tuhan Yang Mana?
Setelah kita di minta membaca dengan nama tuhan oleh Allah SWT, sebenarnya timbul satu lagi persoalan…iaitu tuhan yang mana harus kita serahkan apa yang kita bacakan. (baca maknanya luas. Bukan sekadar membaca tulisan tetapi sebenarnya termasuk analisis, sintesis, aplikasi, mengetahui, memahami etc…)

Jelas daripada wahyu yang pertama itu, Tuhan tempat pergantungan kita adalah Tuhan yang menciptakan sekalian makhluk.

Saya sering memberitahu pelajar kelas saya yang kadang-kadang mempunyai pelajar dari pelbagai agama terutama bumiputera sabah dan sarawak. Saya katakan kepada mereka, tidak kisahlah mencari Tuhan yang mana mengikut kepercayaan masing-masing, namun WAJIB mencari Tuhan yang menciptakan sekelian makhluk bersama dengan bukti jelas Tuhan itu menjadikan semua makhluk ini.

Saya yakin, jika semua pelajar mencari Tuhan yang dimaksudkan di dalam wahyu yang pertama itu, walaupun bertanya pada tuhan mereka yang ada sekarang ini, mereka mesti akhirnya bertemu dengan Allah SWT Tuhan yang Esa. Tidak kira samada pelajar itu islam atau bukan.

Yang Islam juga saya minta benar-benar mencari kerana kepercayaan yang ada sekarang banyaknya kerana lahir sebagai islam. Bukan kerana yakin yang asli.

Walau apa pun yang penting mestilah mencari dengan Nama Tuhan…bertanya Tuhan yang diyakini sekarang ini untuk mencari Tuhan yang sebenar. Yang utama mencari Tuhan yang menciptakan semua makhluk. Dengan syarat jangan lepaskan Tuhan ketika mencari Tuhan. Sentiasa minta pada Tuhan untuk mengenal Tuhan.

Di sini sebenarnya pengajaran untuk diri kita cukup besar di mana cuba kita tanya diri kita yang islamnya sejak dilahirkan, SUDAHKAH kita bertemu dengan Tuhan yang kita yakini selama ini? Mengapa tidak bertemu sedangkan kita tahu malah yakin Tuhan yang kita yakini itu sangat dekat, sangat hampir malah sentiasa ada bersama dengan kita walau ke mana kita pergi dan ada sepanjang masa.

Mereka yang ingin mengetahui Tuhan yang menjadikan semua makhluk pasti akan berjumpa denganNya suatu masa dan ketika ini barulah keyakinan yang asli baru muncul. Kemudian di sinilah nanti kita mula memahami sifat-sifat Tuhan justeru kita pasti akan merasakan hidup berTuhan yang sebenar.

Bacalah….bacalah dengan nama Tuhanmu yang menjadikan semua makhluk…termasuk diri kamu.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS. 2:164)

Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui. (QS. 6:97)

Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri, maka (bagimu) ada tempat tetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami kepada orang-orang yang mengetahui. (QS. 6:98)

Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. (QS. 6:99)

Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (QS. 10:5)

Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertaqwa. (QS. 10:6)

Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar. (QS. 10:67)

Katakanlah:”Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfa’at tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman”. (QS. 10:101)

Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan.Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan.Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan(mu) dengan Tuhanmu. (QS. 13:2)

Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunungdan sungai-sungai padanya.dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang.Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS. 13:3)

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (keuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. (QS. 15:75)

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. (QS. 15:77)

dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling daripadanya, (QS. 15:81)

Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur, dan segala macam buah-buahan.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS. 16:11)

Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu.Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami(nya), (QS. 16:12)

Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran). (QS. 16:65)

Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang di angkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. sesungguhnya pada yang demikian itu benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman. (QS. 16:79)

Banyak lagi firman Allah SWT menyatakan dengan jelas tanda-tanda kebesaran Allah SWT untuk membuktikan kewujudanNya. Lalu bertemulah sentiasa dengan Allah SWT kerana hidup kita ini sangat-sangat memerlukan Allah dan kita akan kembali kepadaNya bila tiba masanya.

Popularity: 64% [?]

Incoming search terms:

Facebook Comments

  • Bengkel JPHBT

  • Kemaskini di FB JPHBT

  • Artikel Terkini

  • Petikan

    5 rukun islam itu mesti dilakukan dengan sengaja. Apa itu sengaja? Iaitu dilakukan dalam keadaan sedar. Ambil satu rukun iaitu solat. Ramai yang solat tapi tidak sedar yang dia sedang bersolat. Fikiran terbang merata-rata ketika solat. Ia termasuk dalam lalai di dalam solat.
    - Fuad Latip -
  • Doa

    Ya Allah, Aku mohon kepadaMu agar Kau catatkan siapa pun yang membaca blog ini, menjadi orang-orang yang Engkau angkat kerajaannya. Engkau ampuni seluruh dosa-dosanya. Engkau buka hati yang tertutup. Engkau lembutkan hati yang keras membatu. Engkau cahayai hati yang gelap gelita. Ya Allah jadikan perkongsian ilmu ini membuatkan sisa umur kami penuh berkah. Terpelihara dari fitnah dan musibah. Amin.
  • Artikel Popular

  • Arkib

  • Popular Keyword